Steve Jobs terkenal dengan pemikiran “do what you love”. Mereka yang memulai bisnis dari hal yang disukai tentu saja akan lebih enjoy dalam menjalankan usaha. Banyak alasan mengapa orang mulai merintis bisnis pribadi: kejenuhan bekerja kantoran, ketidakmampuan meraih gelar akademik, ingin mendapatkan penghasilan tambahan, dan lain sebagainya. Namun beberapa wirausahawan sukses mengakui, bisnis yang dimulai dari hobi cenderung lebih bertahan lama. Si pemilik bisnis tidak menganggap pekerjaannya sebagai beban, melainkan sebagai sebuah kegiatan yang ia sukai atau cintai.
Hobi tidak hanya bisa digunakan sebagai media penghiburan diri. Jika dijalani secara serius, hobi bisa dikembangkan menjadi aset berharga saat berbisnis online. Banyak keuntungan memulai bisnis dari hobi. Salah satu keuntungannya adalah bisnis akan cenderung tahan lama sebab si pemilik bisnis melakukan sesuatu yang disukainya.Maksimalkan pengetahuan dan keahlian yang dimiliki. Langkah pertama bagi para pemilik toko online yang ingin memulai bisnis dari hobi adalah menggunakan pengetahuannya di bidang hobi tersebut untuk menentukan jenis produk. Sebagai contoh, seorang penjual ingin mulai merintis bisnis pernak-pernik fesyen wanita sebab ia memiliki minat yang mendalam mengenai dunia fesyen wanita. Berbekal pengetahuan yang ia punya tentang fesyen wanita, penjual ini bisa menetapkan pernak-pernik apa saja yang sedang digemari oleh konsumen, varian apa saja yang akan dijual di toko online-nya, atau desain seperti apa yang sedang tren di pasar fesyen wanita.
Perhatikan tren. Menjual barang hobi memiliki tantangan tersendiri. Ada beberapa hobi yang sifatnya cenderung fleksibel mengikuti tren. Ketika sebuah tren berlalu, minat konsumen terhadap barang hobi itupun akan menurun. Jika memulai bisnis online dari hobi, ada baiknya penjual bersikap dinamis dalam mengikuti perubahan dan perkembangan tren. Di sinilah penjual dituntut untuk bisa berpikir kreatif dan bisa melakukan inovasi produk sehingga produknya tetap diminati masyarakat, meskipun tren telah berlalu.
Bidik target pasar dengan tepat. Media sosial seperti Facebook dan Twitter memiliki fanpage, grup, dan komunitas tempat “bertemunya” para peminat sebuah bidang hobi. Penjual yang memulai bisnis dari hobi pun mungkin ikut ke dalam grup atau komunitas hobi tersebut. Yang menarik, grup dan komunitas di media sosial ini adalah pangsa pasar yang potensial bagi para penjual yang memulai bisnis dari hobi. Minat para anggota grup dan komunitas tersebut adalah faktor terbesar yang memicu konsumen untuk membeli produk. Karena produk yang ditawarkan penjual merupakan barang hobi yang diminati, besar kemungkinan konsumen untuk melakukan pembelian akan besar. Ini akan meningkatkan angka penjualan di toko online milik penjual.
Sumber: http://netpreneur.co.id/
Foto: http://www.kabarbisnis.com
0 comments